fbpx

Akibat virus Corona Pembelian Rumah Abu Di San Diego Hills Juga Ikut Melonjak Tajam

Pandemi Covid belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.  Setiap hari pertambahan jumlah kasus melesat tajam, Hal tersebut membuat krisis lahan pemakaman terjadi.

Lahan pemakaman khusus Corona penuh padahal setiap hari jumlah korban yang meninggal terus bertambah. Kremasi merupakan pengabuan jenazah. Selain menguburkan jenazah, kremasi ini sering menjadi pilihan karena lebih praktis begitu pula upacaranya.

Sebelum ada penyimpanan abu jenazah, abu kremasi tersebut kemudian dilarung. Sayangnya karena dilarung di laut, membuat keluarga yang ditinggalkan tidak memiliki kenangan bersama almarhum tersebut. Kini banyak yang memilih untuk menyimpan di rumah abu yang lokasinya ada di pemakaman.

San Diego Hills Rumah Abu, Pertama di Indonesia

Menyimpan abu kremasi jenazah di rumah saat ini tidak disarankan lagi karena abu tersebut harus diletakkan di tempat yang seharusnya seperti pemakaman. Hal tersebutlah yang membuat permintaan akan rumah abu ini meningkat. Terutama saat pandemi ini, rumah abu menjadi salah satu solusi yang tepat karena praktis dan biayanya yang lebih terjangkau.

Pandemi Covid 19 yang terus berlanjut saat ini berimbas pada permintaan rumah abu di Sandiegohills yang meningkat secara signifikan. Rumah abu ini menjadi produk baru yang dikeluarkan untuk melengkapi produk San Diego Hills yang telah ada. Selama ini San Diego Hills hanya memiliki pemakaman Under Ground Burial saja, sehingga San Diego Hills meluncurkan produk berupa rumah abu yang mana menjadi Upper Ground Burial pertama di Indonesia.

Rumah abu atau yang biasa disebut dengan Columbarium di San Diego Hills ini diberi nama Breath of Life. Dengan menempatkan abu kremasi disini keluarga bisa melakukan ziarah bersama-sama sambil menikmati pemandangan yang benar-benar indah. Fasilitasnya pun lengkap sehingga keluarga bisa semakin nyaman saat berziarah disini.

Artikel Terkait  area Emerald mansion di San Diego Hills batu nisan boleh berdiri

Permintaan Meningkat Selama Corona

Selain memakamkan, banyak yang lebih memilih kremasi. Almarhum yang tidak ingin merepotkan keluarga memilih kremasi. Kremasi pun saat ini banyak dilakukan kepada almarhum korban Covid non muslim. Abu akan disimpan ke dalam guci setelah itu disimpan ke dalam rumah abu yang telah disediakan San Diego Hills. Sebelum peletakan abu prosesi upacara akan dilakukan.

Terbatasnya lahan pemakaman khusus Covid menjadikan rumah abu ini menjadi angin segar yang banyak dipilih. Mahalnya harga pemakaman Under Ground Burial membuat Upper Ground Burial seperti rumah abu ini banyak dilirik.  Sejak diluncurkan di tahun 2010, rumah abu Breath of Life di San Diego Hills baru pada saat pandemi covid 19 pembelian mengalami lonjakan pembelian yang tinggi.

Columbarium Yang Mengusung Konsep Modern Klasik

rumah abu san diego hills

Bangunan dari rumah abu San Diego Hills ini mengusung konsep modern klasik dan berada di tengah hutan pinus. Lanskap yang diusung hijau asri dan dilengkapi dengan aliran air yang mengelilingi mansion. Selain itu ada gazebo yang bisa digunakan sebagai tempat keluarga berkumpul.

Lokasi dari Breath of Life ini ada di Garden of Creation Universal. Rumah abu ini didirikan di atas tanah 2.200 m2 dimana total unit Columbarium 1.128. Unit Columbarium ini pun semi outdoor dan terbuat dari material mewah berupa granit putih, selain itu terdiri dari 6 tingkat atau level. Ukuran dari masing-masing rumah abu ini adalah 40 cm x 40 cm x 40 cm dan juga ada yang 60 cm x 40 cm x 40 cm.

Tersedia 3 Pilihan

Untuk masyarakat, rumah abu San Diego Hills ini tersedia dari 3 pilihan tingkat yang bisa dipilih yaitu

  • Eye Level
  • Heart Level
  • Low Level
Artikel Terkait  Makam Tipe Semi Private di San Diego Hills

Untuk yang Eye dan Heart Level ini tentu saja harga unitnya lebih mahal dibandingkan dengan yang low level.  Selain itu ada posisi unit paling bawah dan paling tinggi dimana harganya juga paling murah.

Untuk satu unit rumah abu Breath of Life San Diego Hills Harga tertinggi untuk 1 kotak ruang penyimpanan abu sebesar Rp 28.957.500 , biaya ini untuk selamanya tanpa perlu lagi biaya sewa ataupun biaya pemeliharaan dan kebersihan.

Untuk harga termurahnya yaitu mulai dari 22 juta rupiah saja. Jika melihat harganya tentu biaya ini jauh lebih murah dibandingkan dengan harga tanah makam khusus Covid di San Diego Hills yang mana harganya mulai dari 185 juta rupiah. Dengan harga yang terjangkau, rumah abu bisa menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin memberikan lokasi pemakaman terbaik dan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Biaya Acara Masuk atau Buka Kotak Abu

Biaya acara masuk pun juga spesial dan kompetitif. Biaya yang harus ditanggung keluarga pun tidak semahal biaya pemakaman kuburan. Untuk biaya masuk guci pertama kali yaitu mulai dari 400 ribu rupiah. Untuk upacara pihak San Diego Hills akan menyiapkan kursi sebanyak 20 dan juga bunga untuk keperluan upacara. Sedangkan biaya untuk membuka kotak abu pun sama namun kursi tidak akan disediakan.

Plat Nama Rumah Abu

Pemakaman yang dikubur tentu akan ada biaya untuk membuat batu nisan secara permanen, begitu pula dengan rumah abu. Untuk rumah abu ini pihak keluarga akan dibebankan biaya untuk plat nama yang mana terbuat dari logam. Biayanya mulai dari 800 ribu rupiah dan bisa juga memasang foto di plat nama

Akibat covid 19 Pembelian rumah abu di sandiegohills juga ikut melonjak tajam, hubungi kontak saya untuk dapat diskon tambahan

Artikel Terkait  Menyimpan Abu Jenazah Covid 19 di Sandiegohills Lebih Murah Daripada Beli Harga Makamnya

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Telepon