fbpx

Kekurangan Lahan Pemakaman, Sebagian Keluarga Memilih Jenazah Covid 19 Di Kremasi

Karena Keterbatasan lahan pemakaman, sebagian keluarga mulai memilih jenazah Covid 19 di kremasi – Di kota besar seperti DKI Jakarta ini jumlah korban Covid semakin tinggi. Setiap hari banyak korban meninggal yang disebabkan oleh Covid ini. Tidak hanya korban dengan status konfirmasi positif saja namun juga korban dengan status orang dengan gejala menyerupai covid juga ikut dimakamkan sesuai protaf pemakaman covid 19.

Misalnya Di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur sendiri petugas pemakaman mengaku dalam sehari bisa menguburkan jenazah lebih dari 30 orang per hari. Melihat data tersebut bisa disimpulkan bahwa TPU khusus Covid di kompleks pemakaman ini sudah penuh.  Terlebih lagi kasus Covid di tanah air maupun di dunia belum ada tanda-tanda akan berakhir. Hal tersebut membuat krisis lahan pemakaman terjadi.

Efek Virus Corona Lahan Kuburan Kian sempit

Di TPU Pondok Ranggon sudah dipenuhi dengan nisan kayu berwarna putih, hanya ada satu atau dua saja yang nisannya diganti oleh ahli waris. Padahal luas dari TPU ini cukup luas yaitu 59 hektare. Sama seperti pemakaman lainnya yang dibagi menjadi blok muslim maupun non muslim.

Data yang didapatkan pada bulan September 2020 hanya tersisa untuk 1.000 jenazah saja sehingga dipastikan di tahun ini lahan tersebut sudah habis dan penuh. Kondisi Covid di DKI Jakarta yang semakin mengkhawatirkan ini membuat korban banyak berjatuhan. Pemerintah setempat sedang berdiskusi untuk pembukaan lahan pemakaman baru namun keputusan yang dibuat belum final padahal korban semakin bertambah.

Mengapa Kremasi Jenazah Covid 19 Menjadi Pilihan ?

Terbatasnya lahan pemakaman tersebut membuat banyak keluarga korban Covid memilih jenazah Covid 19 di kremasi. Kremasi adalah membakar jenazah dan menjadikan abu. Kremasi ini boleh-boleh saja dilakukan terutama bagi yang beragama non muslim. Dengan memilih untuk jenazah covid 19 di kremasi pihak keluarga tidak perlu bingung mau memakamkan korban di lahan mana.

Artikel Terkait  Makam Corona di San Diego Hills karawang

Di Indonesia, kremasi jenazah muslim tidak diperbolehkan dan memicu perdebatan seperti di Sri Lanka yang mayoritas beragama islam, berita lengkapnya bisa anda baca disini https://www.voaindonesia.com/a/muslim-sri-lanka-tolak-kremasi-jenazah-korban-covid-19.html. Yang membuat kremasi jenazah ini dipilih oleh sebagian keluarga adalah selain menempatkan dan menyimpan abu kremasi di rumah abu, keluarga bisa melarung abu tersebut di laut sehingga tidak akan terbebani dengan biaya apapun lagi. Tentu hal ini menjadi pilihan bagi keluarga yang bingung jenazah mau dimakamkan di lahan dan memiliki keterbatasan biaya.

Setidaknya ada beberapa kelebihan melakukan kremasi, hal tersebut bisa anda baca secara lengkap dengan klik di halaman ini 9 Kelebihan Kremasi Jenazah Covid 19 dibandingkan dengan dikubur

Jenazah Covid 19 Di kremasi Menjadi Solusi di Negara Maju

kremasi rumah abu

Di beberapa negara modern sebut saja di Inggris, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan mencari alternatif untuk tata cara pemakaman. Tidak hanya saat Covid saja namun sebelum Covid pun mereka sudah memikirkan hal tersebut dan kremasi menjadi tata cara pemakaman yang banyak dipilih. Alasan kremasi dipilih karena sempitnya lahan pemakaman di kota-kota besar negara maju tersebut. Selain di negara tersebut, tren kremasi ini juga dilakukan di Israel dan juga Filipina.

Survei yang dilakukan BBC pada tahun 2013 silam mengungkap bahwa setengah dari kompleks pemakaman yang ada di Inggris ini akan kehabisan tempat dalam waktu 20 tahun ke depan. Hal tersebut membuat harga tanah semakin melambung tinggi. Karena lahan yang mahal orang Inggris beralih ke metode kremasi.

Jika melihat fakta tersebut, maka hal tersebut sama dengan yang dialami saat ini di Indonesia. Lahan pemakaman untuk jenazah Covid semakin menyempit dan hampir penuh sehingga tidak ada lagi lahan yang tersisa untuk menampung jenazah baru korban Covid.

Artikel Terkait  Tipe Semi Private Muslim Lokasi Al Jamil Mansion San Diego Hills

Alasan lainnya mengapa sebagian keluarga korban Covid ini tidak dimakamkan di lahan pemakaman justru dikremasi karena perawatannya yang mudah. Jika melihat pemakaman khusus Covid pemeliharaan kurang terjaga dengan baik selain itu ziarah tidak bisa dilakukan secara bebas berbeda jika diletakkan di luar TPU khusus Covid tersebut.

Kremasi Jenazah Covid Lebih Praktis, Terjangkau, Aman dan Nyaman

China sendiri melakukan kremasi pada jenazah Covid sehingga pihak keluarga tinggal mengambil abunya saja. Banyaknya korban Corona di Wuhan China ini membuat kremasi menjadi cara pemakaman yang tepat. Kepraktisan membuat pemerintah China memilih jenazah Covid 19 di kremasi.

Hal yang melandasi sebagian keluarga memilih jenazah Covid 19 di kremasi di Indonesia juga karena praktis. Keluarga tidak perlu memikirkan biaya pembelian lahan pemakaman dan biaya pemakaman. Keluarga juga bisa memilih melarung abunya di laut. Jika ingin memiliki kenangan bersama almarhum, Anda sebagai keluarga bisa menaruhnya di rumah abu terbaik seperti Breath of Life San Diego Hills.

San Diego Hills Memorial Park sejak tahun 2010 mengeluarkan produk pemakaman baru Upper Ground yang diberi nama Breath of Life. Unit rumah abu di San Diego Hills ini dibanderol dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan lahan pemakaman Underground biasa yaitu mulai dari 22 jutaan saja.  Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya yang fantastis saat pemakaman karena dengan biaya mulai dari 400 ribu rupiah saja prosesi upacara peletakan abu di rumah abu Breath of Life San Diego Hills ini sudah bisa dilakukan.

Lokasi Breath Of Life Rumah abu Milik San Diego Hills ini nyaman dan aman. Selain itu bangunan semi outdoornya begitu kuat dikelilingi oleh pilar yang kokoh, sehingga Anda tidak perlu ragu lagi untuk meletakkan abu kremasi Jenazah Covid 19 disini. Perawatannya pun sangat bagus sehingga kondisi rumah abu ini terpelihara dengan baik. Dengan memberikan lokasi pemakaman terbaik, Anda sudah memberikan penghormatan terakhir terbaik pula kepada almarhum.

Artikel Terkait  Akibat virus Corona Pembelian Rumah Abu Di San Diego Hills Juga Ikut Melonjak Tajam

Kekurangan lahan pemakaman, sebagian keluarga memilih jenazah covid 19 di kremasi, lakukan booking rumah abu sekarang juga dan dapatkan harga lebih murah, hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Telepon