Pembuatan Kuburan Bayi Sesuai Golongannya

Setiap manusia yang dilahirkan di dunia ini mempunyai takdir yang sama yaitu hidup dengan berpasang pasangan.

Setiap orang baik itu laki laki ataupun perempuan sudah di takdirkan untuk memiliki pasangan masing masing. Contohnya saja ibu dan bapak anda adalah salah satu bukti sebuah takdir manusia yang diciptakan dengan berpsanga pasangan.

Dengan adanya pola atau takdir manusia yang hidup berpasangan, tak lain dan tak bukan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk melanjutkan atau meneruskan keturuan, atau bisa katakan tujuan mereka berpasangan adalah memiliki anak.

Seorang anak atau bayi yang terlahir di dunia ini memiliki takdir yang sama yaitu hidup berpasangan juga, tentunya seorang bayi yang terlahir di dunia ini merupakan anugrah terbesar dari tuhan sekaligus sebagai harapan baru bagi orang tua dari sang bayi.

kuburan bayi

Berbeda halnya dengan bayi yang sudah meninggal. Ketika bayi pastinya belum mempunyai pasangan oleh sebab itu berdasarkan agama seorang yang telah mati saat bayi, maka jodohnya akan diberikan pada hari kelak nanti atau di surga.

Berdasarkan budaya setempat di Indonesia pemakaman bayi atau kuburan bayi tidak boleh sembarangan, karena seorang bayi yang meninggal masih dianggap suci belum mempunyai dosa sekecil apapun.

Oleh sebab itu ketika bayi meninggal pemakamannya akan berbeda juga sesuai dengan umur ketika meninggal dan status sosialnya.

Salah satu tempat di indonesia yang masih menganut kepercayaan tersebat adalah di Tanah Toraja. Di wilayah sana sangat memegang teguh budaya leluhur sehingga daerah sana memiliki alam yang masih terjaga keasriannya.

Berikut ini ada sedikit penjelasan tentang pemakam bayi yang istimewa.

Bayi yang mendapatkan pemakaman atau kuburan istimewa adalah bayi yang meninggal pada usia dibawah enam bulan dan bayi yang meninggal sebelum tumbuh giginya.

Artikel Terkait  5 rukun islam dalam Desain Area Kuburan Islam di San Diego Hills

Para bayi yang meninggal tersebut akan mendapat kuburan bayi yang istimewa.Dikarena dianggap masih suci dan akan dikuburkan atau dikembalikan kepada sang pencipta dengan kesuciannya pula.

Pembuatan makam istimewa ini memiliki filosofi bahwa bayi yang meninggal pada usia tersebut pada saat dimakamkan akan seperti keadaan di dalam rahim ibunya.

Dimakamkan di sebuah pohon tara. Seorang bayi yang meninggal dikuburkan di pohon tara karena pohon tara memiliki getah yang banyak dan pohonnya tinggi kisaran 100 – 300 centimeter panjangnya.

Dimakamkan tanpa sehelai kain. Kebanyakan orang yang meninggal saat dimakamkan akan dibungkus oleh kain atau biasanya dengan kain kafan.

Namun, lain halnya dengan bayi ketika bayi meninggal saat dimakamkan tidak menggunakan sehelai kain karena dipercaya bahwa bayi yang dimakamkan tersebuat kembali keadaaan suci layaknya berada di rahim ibunya.

Posisi makam sesuai strata sosial. Pembuatan kuburan bayi yang berada pada pohon tarra juga tidak sembarangan.

Bayi yang memiliki status sosial yang tinggi akan dimakamkan pada pohon tarra yang tempatnya lebih tinggi atau atas.

Cara pemakamannyapun cukup mudah yaitu dengan melubangi pohon tarra seukuran bayi, kemudian bayi dimasukkan kedalam lubang tersebut dan ditutupi dengan anau atau ijuk.

Meskipun prosesnya sangat sedehana seperti itu anehnya makam tersebut tidak terdapat bau busuk sedikitpun.

Letak makam menghadap rumah duka. Salah satu syarat pemakaman bayi ini adalah dengan menghadapkan makannya ke arah rumah duka.

Pemakaman ini juga tidak sembarangan hal ini bertujuan sebagai bukti bahwa bentuk menghargai para keluarga yang sedang berduka.

info diskon? chat dengan saya